<<Back
RANGKAIAN KEGIATAN PENYERAHAN
SURAT – SURAT
KEPERCAYAAN DUTA BESAR LBBP RI
DI REPUBLIK PALAU
Pada
tanggal 9 April 2010, Duta Besar Y.
Kristiarto S. Legowo menyerahkan
Surat-surat Kepercayaan sebagai Duta
Besar Luar Biasa dan Berkuasa Penuh
Republik Indonesia untuk Republik
Palau kepada Presiden Johnson
Toribiong di Kantor Presiden Palau,
the Capitol, Melekeok.
Selain menyampaikan salam hangat
Presiden Susilo Bambang Yudhoyono
serta harapan dan doa untuk
kesejahteraan dan kemakmuran rakyat
Palau, dalam sambutannya, Duta Besar
LBBP RI menyampaikan antara lain,
bahwa Palau merupakan sahabat baik
Indonesia, yang diwujudkan melalui
sikap saling menghormati dan saling
percaya, serta saling memberikan
dukungan dalam upaya pencapaian
terwujudnya stabilitas dan
perdamaian di wilayah kedua negara.
Potensi ekonomi yang dimiliki kedua
negara diharapkan akan dapat lebih
meningkatkan huhungan kerjasama di
bidang ekonomi dan perdagangan. Dan
juga komitmen untuk lebih memajukan
dan memperkuat ikatan persahabatan
rakyat kedua negara serta untuk
lebih memperluas kerjasama secara
bilateral, regional maupun
multilateral yang akan menguntungkan
negara-negara di kawasan.
Dalam sambutan balasan, Presiden
Palau antara lain menyatakan bahwa
secara historis kerjasama
Indonesia-Palau telah berjalan lama,
khususnya di bidang perdagangan dan
kebudayaan yang dilakukan oleh
rakyat kedua negara sejak puluhan
tahun yang lalu melalui jalur
pelayaran. Untuk itu, Presiden Palau
bertekad untuk memajukan kerjasama
dengan Indonesia dengan didasari
oleh rasa persahabatan, saling
menghormati dan saling pengertian.
Menanggapi sambutan Presiden Palau,
Duta Besar RI juga menyampaikan
keinginannya untuk meningkatkan
upaya pemajuan people to people
contact dan mengundang Palau
untuk dapat meningkatkan
partisipasinya dalam program-program
yang dijalankan oleh Pemerintah RI,
a.l. dalam bidang pendidikan seperti
penawaran program beasiswa bagi
mahasiswa asing dalam hal ini
mahasiswa Palau untuk belajar di
sejumlah universitas di Indonesia,
juga pelatihan pendidikan bagi
diplomat tingkat junior, madya dan
utama, yang tidak saja penting
sebagai sarana bertukar pikiran dan
pengalaman, tetapi juga untuk
meningkatkan persahabatan kedua
negara.
Presiden Palau menyambut baik
tawaran tersebut dan menyatakan
bahwa selama ini Palau selalu
memfokuskan perhatiannya kepada
Amerika Serikat sehingga melupakan
pentingnya hubungan dengan negara
tetangga seperti Indonesia dan
Filipina. Presiden menyatakan
komitmennya untuk lebih memfokuskan
kerjasamanya dengan Indonesia
terutama di bidang pendidikan.
Dalm kunjungan kunjungan di Palau,
Duta Besar LBBP RI juga
berkesempatan melakukan courtesy
call kepada acting Menlu Ramon
Rechibei dan Wakil Presiden/Menteri
Keuangan Kerai Mariur. Dalam
pertemuan tersebut, Dubes LBBP RI
menyampaikan bahwa Palau merupakan
salah satu negara tetangga penting
bagi Indonesia karena mempunyai
perbatasan laut secara langsung.
Sehingga menjadi keinginan RI untuk
lebih meningkatkan serta
mengembangkan kerjasama dan
persahabatan dengan Palau dengan
dilandasi saling pengertian dan
penghormatan. Disampaikan juga,
pernyataan Presiden RI mengenai
pentingnya mendapatkan thousand
friends, zero enemy, Pemerintah
RI senantiasa memberikan perhatian
penting kepada negara tetangga dekat,
termasuk Palau. Pemerintah RI
menganggap Palau bukan hanya sebagai
sahabat bagi RI namun merupakan
mitra penting RI di kawasan.
Oleh karena itu, pentingnya
people to people contact dalam
upaya peningkatan hubungan kedua
negara yang berhasil terjalin
melalui partisipasi mahasiswa Palau
dalam program beasiswa seni dan
budaya di Indonesia.
Disampaikan pula harapan agar Palau
dapat meningkatkan partisipasinya
dalam berbagai program beasiswa yang
ditawarkan oleh Pemerintah RI di
masa mendatang. Terkait dengan hal
tersebut, Dubes LBBP RI menyampaikan
usulan untuk melakukan joint
promotion di sektor pariwisata
mengingat potensi besar yang
dimiliki kedua negara di bidang
tersebut serta penyampaian ucapan
terima kasih atas bantuan dan
kerjasama yang telah diberikan oleh
Pemerintah Palau selama ini kepada
ABK WNI yang bekerja di kapal-kapal
penangkap ikan Taiwan yang
beroperasi di sekitar perairan
Palau.
Menanggapi pernyataan Dubes LBBP RI,
Acting Menlu Rechibei dan Wakil
Presiden Kerai Mariur menyambut baik
tawaran yang disampaikan dengan
harapan dapat segera ditindaklanjuti,
terutama kerjasama di bidang
perdagangan, pariwisata, pendidikan
dan kesehatan.
Selama berada di Palau, Dubes LBBP
RI juga berkesempatan melakukan
pertemuan dengan para WNI yang
bekerja di Palau. Dalam pertemuan
yang dihadiri 56 orang WNI, terdiri
atas karyawan hotel, spa, perusahaan
konstruksi dan ABK WNI yang berlabuh
di Palau, Dubes LBBP RI berpesan
agar selama bekerja di Palau selalu
menjaga nama baik bangsa dan negara
Indonesia dengan selalu mematuhi
peraturan hukum negara setempat.
Dubes LBBP RI juga memberikan
dukungan mengenai rencana
pembentukan perkumpulan WNI di
Palau, dengan menekankan bahwa dalam
proses pembentukannya harus sesuai
dengan peraturan hukum setempat.
Pertemuan diakhiri dengan pemberian
pelayanan kekonsuleran.
<<Back