About the Embassy|

Consular and Visa Services

| | | |
 

 

<<Back

Siaran Pers:

KUNJUNGAN MENTERI EKONOMI BELANDA KE INDONESIA
13 - 15 Februari, 2005

Menteri Ekonomi Belanda H.E. Mr Laurens Jan Brinkhorst dan rombongan akan mengadakan kunjungan ke Jakarta pada tanggal 13-15 Februari 2005. Menteri Luar Negeri Hassan Wirajuda dan Menteri Brinkhorst akan membuka secara resmi pertemuan ke Ð 18 Mixed Commission on Economic Cooperation (Komisi Bersama) antara Indonesia Ð Belanda, yang akan diadakan di gedung Departemen Luar Negeri pada tanggal 13-15 Februari 2005.Menko Kesra dan Menlu Fisher akan membahas kerjasama bilateral paska Tsunami, termasuk bantuan darurat yang telah diberikan oleh Pemerintah Jerman kepada Pemerintah Indonesia maupun kerjasama bilateral untuk rekonstruksi Aceh di masa mendatang.

Di samping itu, Menteri Brinkhorst juga akan mengadakan kunjungan kehormatan kepada Wakil Presiden H.E. Jusuf Kalla dan pertemuan dengan beberapa menteri Indonesia lainnya, yaitu : Menteri Koordinator Bidang Ekonomi H.E. Mr. Aburizal Bakrie; Menteri Perdagangan, H.E. Mrs. Marie Elka Pangestu; Menteri Transportasi dan Komunikasi, H.E. Mr. Hatta Radjasa; Menteri Kelautan dan Perikanan, H.E. Mr. Freddy Numberi; Menteri Keuangan, H.E. Mr. Yusuf Anwar; dan Menteri Energi dan Sumberdaya Energi, H.E. Mr. Purnomo Yusgiantoro.Sementara itu, kedua Pemerintah juga sedang dalam proses pembahasan mengenai kemungkinan pengalihan hutang (debt swap), sebagai tambahan atas dua kali pengalihan hutang sebelumnya, dan kerjasama dalam system peringatan Tsunami dini.

Komisi Bersama antara Indonesia dan Belanda dibentuk pada tahun 1968 dengan tujuan untuk meningkatkan kerjasama ekonomi antara kedua negara. Komisi Bersama memiliki 6 Joint Working Group (JWG), yaitu JWG di bidang perdagangan dan investasi; energi; pertanian, riset dan teknologi; pekerjaan umum, perumahan dan tata ruang; dan transportasi dan komunikasi. Pertemuan ke-18 Komisi Bersama ini akan membicarakan antara lain : upaya untuk menciptakan iklim investasi yang lebih baik dan kerjasama lainnya yang berada di bawah masing-masing joint working group.

Sebelum acara pertemuan Komisi Bersama akan diselenggarakan Òa Special Session on Bilateral Cooperation to rehabilitate and Reconstruct AcehÓ bertempat di Departemen Luar Negeri dan akan dihadiri oleh delegasi dari sektor swasta. Sesi ini khusus untuk membicarakan kerjasama konkrit paska bencana tsunami di Aceh, khususnya tahapan rekonstruksi dan rehabilitasi.

Selama kunjungan ke Jakarta, Menteri Brinkhorst direncanakan bersama dengan Menko Perekonomian, Aburizal Bakrie akan menandatangani Memorandum Kesepahaman antara Indonesia dan Belanda mengenai the Program for Cooperation with Emerging Markets (PSOM). Sebuah penjanjian mengenai Pembelian Certified Emission Reduction (CER) antara kedua negara menurut rencana akan ditandatangani pada akhir pertemuan Komisi Bersama.

 

Jakarta, 11 Februari 2005

 

<<Back