<<Back
PENYAMBUTAN
KEDATANGAN DAN
ACARA SERAH
TERIMA TUGAS DAN TANGGUNG JAWAB,
DUTA BESAR
LBBP RI UNTUK REPUBLIK FILIPINA
MERANGKAP
REPUBLIK KEPULAUAN MARSHALL DAN
PALAU
Pada hari Sabtu, tanggal 6 Maret
2010, sekitar pukul 20.30, Y.M. Drs.
Yohanes Kristiarto Soeryo Legowo,
tiba di Manila, Filipina, untuk
menunaikan tugas yang baru sebagai
Duta Besar Luar Biasa dan Berkuasa
Penuh Republik Indonesia (LBBP RI)
untuk Republik Filipina merangkap
Republik Kepulauan Marshall dan
Republik Palau. Kedatangan mantan
Direktur Astimpas Kementerian Luar
Negeri RI tersebut, didampingi
isteri tercinta, Ibu M. Caecilia S.
Legowo beserta anak–anak.
Dalam acara penyambutan di Ninoy
Aquino International Airport (NAIA),
Duta Besar LBBP RI dan Ibu M.
Caecilia S. Legowo disambut oleh
Acting Direktur Eksekutif Protokol,
Department of Foreign Affairs (DFA)
Filipina Porfiro M. Mayo. Jr., Kuasa
Usaha Ad Interim KBRI Manila beserta
Ibu Endang Kusumaningprang, Konsul
Jenderal RI Davao City beserta Ibu
Nurlela Malik Partawana, para
Homestaff KBRI Manila beserta
pendamping. Selain para pejabat
tersebut, turut menyambut antara
lain : para Duta Besar Negara ASEAN
dan Direktur Eksekutif Asian
Development Bank (ADB) Marwanto
Harjowiryono.
Kemudian pada hari Senin, tanggal 8
Maret 2010, pukul 10.00, bertempat
di Ruang Nusantara, KBRI Manila,
dilangsungkan acara Serah Terima
Tugas dan Tanggung Jawab Kepala
Perwakilan RI Manila dari Kuasa
Usaha Ad Interim, Drs. Abdullah H.
Kusumaningprang, MBA kepada Duta
Besar LBBP RI, Y.M. Drs. Yohanes
Kristiarto Soeryo Legowo. Sebagai
saksi pada penandatangan berita
acara Serah Terima tersebut adalah
Kepala Kanselerai KBRI Manila, Drs.
Andhika B. Soepeno, M.Si., dan Atase
Kepolisian, Kombes Polri Drs. M. Nur
Usman MBA. Hadir pada acara tersebut
para Home Staff, Local Staff dan
Pengurus dan Anggota Dharma Wanita
Persatuan.
Dalam sambutan singkatnya, Duta
Besar LBBP RI menyampaikan ungkapan
terima kasih atas penerimaaan dan
penyambutan yang hangat dan rasa
kekeluargaan yang diterima beliau
dan keluarga sejak menginjakkan kaki
di Filipina. Selain itu, beliau
menegaskan pula bahwa eksistensi
KBRI adalah untuk mendukung
pelaksanaan diplomasi Indonesia yang
tidak hanya menjadi domain Kemlu
saja melainkan juga domain secara
keseluruhan sehingga tidak ada lagi
sekat–sekat dalam menjalankan misi
diplomasi Indonesia dalam mengemban
misi untuk memajukan hubungan
bilateral antara RI dan RP yang
bertujuan untuk memajukan dan
mengamankan kepentingan nasional.
Acara serah terima tugas dan
tanggung jawab tersebut dilanjutkan
dengan pemberian ucapan selamat dan
foto bersama serta diakhiri dengan
ramah tamah. Mabuhay ang Indonesia
at Pilipinas.