KBRI Manila Telah Memfasilitasi Terselenggaranya 45th SEAMEO Council
Conference (SEAMEC) dan 5th ASED (ASEAN EDUCATION) MEETING,
pada tanggal 26 – 29 Januari 2010 bertempat di Cebu, Filipina.
SEAMEO
Council Conference (SEAMEC) adalah Pertemuan para Menteri Pendidikan se Asia
Tenggara yang diadakan setiap tahun, dengan tuan rumah penyelenggara di urut
secara alphabet. Selain dihadiri oleh para Menteri Pendidikan, hadir pula
pejabat-pejabat dari Kementrian Pendidikan dan perwakilan dari negara anggauta,
Direktur dari Seameo centers, Sekretariat Seameo, dan observers dari negara atau
lembaga donors. Hadir pada pertemuan tersebut adalah, 11 Menteri Pendidikan atau
representatif Menteri Pendidikan dari negara anggauta SEAMEO yaitu Brunei
Darusalam, Cambodia, Indonesia, Lao PDR, Malaysia, Myanmar, Philippines,
Singapore, Thailand, Timor-Leste dan Vietnam. Sedangkan pada Pertemuan ASED
selain dihadiri oleh perwakilan dari negara anggauta SEAMEO, juga hadir
sekretariat ASEAN dan ASEAN University Network (AUN). Pada pertemuan tersebut,
Delegasi RI dipimpin oleh Prof.dr. Fasli Jalal, PhD Wakil Menteri Pendidikan
Nasional RI yang didampingi oleh Prof. Dr. Dodi Nandika Sekretaris Jenderal
Kementerian Pendidikan Nasional, beserta Prof. Dr, Baedhowi, Direktur Jenderal
Peningkatan Mutu Pendidik dan Tenaga Kependidikan, didampingi oleh Dr. Bambang
Indriyanto, MSc, Sekretaris Direktur Jenderal Manajemen Pendidik, 5 Direktur
terkait, seperti para direktur dari SEAMEO CENTERS di Indonesia beserta deputy
dan jajarannya, kemudian Kasubdit Penerangan, Kebudayaan dan Pendidikan,
Direktorat Kerjasama Fungsional ASEAN, Kementerian Luar Negeri dan staff serta
Drs. Abdullah H. Kusumaningprang MSc, Kuasa Usaha Ad Interim, dan Ira Hapsary
Atase Pendidikan KBRI Manila.
Dalam Bilateral Meeting antara RI dan RP, Delri mengangkat isu mengenai pentingnya memformalkan MoA bidang Pendidikan dalam waktu sesegera mungkin, tawaran kepada Filipina untuk benchmark pendidikan Madrasah di Indonesia, dan usulan agar dapat ditingkatkan hubungan antar sekolah dengan sekolah ke tingkat yang lebih erat, seperti dalam skema sisterschool atau twinschool. Pada kesempatran itu, dimumumkan bahwa Dr. Datu Jesli A. Lapus dipilih menjadi Presiden 45th South East Asia Ministers of Education Council (SEAMEC) Conference dan 5th ASED Meeting, serta pengakuan terhadap University of Tsukuba Jepang sebagai SEAMEO Affiliate Member dan ditanda tanganinya legal documents of the 3 new SEAMEO Centers di Indonesia oleh Sesjen Depdiknas. Ke 3 SEAMEO Centers yang baru tersebut yaitu: QITEP in LANGUAGE, QITEP in SCIENCE dan QITEP in MATHEMATICS, ke 3 nya merupakan lembaga di bawah Departemen Pendidikan Nasional.
Delegasi RI kembali menyampaikan gagasan atau usulan agar SEAMEO TROPMED Indonesia dapat berdiri sendiri dengan spesialisasi di bidang nutrisi dan kesehatan, dan tidak ada satupun dari anggota yang menolak gagasan tersebut. Dengan adanya respon positif dari para anggota, Indonesia pun akan memperjuangkan hal tersebut pada pertemuan SEAMEO selanjutnya. Dalam pertemuan 5th ASEAN EDUCATION Ministers Meeting (5th ASED) dibahas pula mengenai keputusan-keputusan yang menyangkut isu pendidikan, yaitu penyelenggaraan ASEAN Primary School Sport Olympiad (APSSO) oleh Indonesia, upaya peningkatkan kerja sama pendidikan dengan negara-negara ASEAN+3 dan 2 kegiatan workshop/forums dalam kerangka kerja sama East ASEAN Summit dan perkembangan kerja sama dalam kerangka AUN.






