<<Back
PERTEMUAN DUTA BESAR RI MANILA
DENGAN MASYARAKAT INDONESIA DI PALAU
Sebagai bagian dari acara kunjungan
Duta Besar RI Manila, Prof. Dr.
Irzan Tandjung, ke Koror, Palau,
tanggal 15-16 Januari 2
009,
untuk menghadiri acara pelantikan
Presiden Republik Palau yang baru
Mr. Johnson Toribiong dan Wapres
Kerai Mariur, diadakan pertemuan dengan
masyarakat Indonesia
di negara pulau tersebut pada
tanggal 15 Januari 2009.
Pertemuan dihadiri oleh sekitar 75
orang WNI, terdiri dari ABK,
karyawan hotel dan spa yang tersebar
di Koror. Pertemuan berlangsung
dengan hangat, yang didahului dengan
menyanyikan lagu kebangsaan RI
Indonesia Raya.
Dalam pertemuan hadir pula Asisten
Jaksa Agung Palau, Mr. Ronald
Ledgerwood, yang memberikan bantuan
kepada Pemerintah RI dalam proses
penyelesaian pembayaran gaji dan
proses pemulangan 39 ABK WNI ke
Indonesia yang terlantar di Palau
sejak September 2009. Hadir pula
Pengacara ke-39 ABK yang
direkomendasikan oleh pihak
Kejaksaan Agung Palau, Ms. Susan
Kenney-Pfaslzer, dari Micronesian
Legal Services Corporation.
Dalam sambutannya Duta Besar Irzan
Tandjung menyatakan sangat senang
bertemu dengan masyarakat Indonesia
yang berada di Palau yang karena
jarak geografis tidak dapat ditemui
secara rutin. Khusus kepada ke-39
ABK y
ang
bekerja di kapal penangkap ikan
milik Korea Selatan, OK Marine, dan
terlantar sejak
September
2009, Duta Besar RI menyatakan bahwa
Kedubes RI di Manila bekerjasama dengan
berbagai instansi terkait di
Indonesia dan Palau telah berupaya
keras untuk membantu
menyelesaikan masalah pembayaran
gaji dan pemulangan mereka Ke
Indonesia. Kesepakatan yang dicapai
antara pihak pengacara ke-39 ABK dan
pengacara OK Marine
menjelang kunjungan Duta Besar ke
Palau merupakan hasil dari upaya
tersebut dan mengharapkan para ABK
dengan sabar menunggu proses
pembayaran
gaji dan proses pemulangan ke
Indonesia yang direncanakan akan
dilakukan pada minggu ketiga Januari
2009.
Dalam pertemuan dijelaskan pula
secara singkat hal-hal yang
berkaitan dengan masalah
kekonsuleran, keimigrasian, serta
kebijakan Pemerintah RI di bidang
perpajakan (NPWP) dan pengecualian
pembayaran fiskal luar negeri yang
diberlakukan pada Januari 2009
Pertemuan diakhiri dengan makan
malam bersama dan penyerahan
bingkisan makanan oleh Duta Besar RI
kepada ABK.