About the Embassy |

Consular and Visa Services

| | | |
 

 

<<Back

 


 

Filipina Sangat Menghargai Peran Aktif Indonesia

Dalam Membantu Proses Perdamaian di Filipina Selatan

  

Demikian disampaikan Duta Besar RI untuk Republik Filipina Prof. Dr. Irzan Tandjung dalam acara Rapat Dengar Pendapat antara pimpinan dan staf KBRI Manila dengan Komisi I DPR RI. Dubes Irzan Tandjung menambahkan bahwa penghargaan Pemerintah Filipina terhadap Indonesia dalam membantu proses perdamaian di Filipina Selatan tersebut terlihat dari peranan aktif Indonesia sebagai Ketua Peace Commitee for Southern Philippines (PCSP) dibawah naungan Organisasi Konferensi Islam (OKI) dalam penyelesaian proses perdamaian dengan kelompok Moro National Liberation Front (MNLF).

 

Kunjungan kerja Komisi I DPR RI ke Manila, Filipina telah berlangsung pada tanggal 24-29 Mei 2009. Delegasi dipimpin oleh Wakil Ketua Komisi I DPR RI DR. H. Arief Mudatsir Mandan, M.Si. dan didampingi oleh 7 anggota Komisi I DPR RI. Kunjungan kerja tersebut bertujuan untuk membina, mengembangkan dan meningkatkan hubungan dan kerjasama internasional antara DPR RI dengan Parlemen Filipina, dan juga untuk lebih meningkatkan hubungan bilateral antara RI dengan Republik Filipina.

 

Kunjungan kerja diawali dengan acara pertemuan antara delegasi Komisi I DPR RI dengan masyarakat Indonesia di Manila (Minggu, 24 Mei 2009) dan pertemuan dengan pimpinan dan staf KBRI Manila (Senin, 25 Mei 2009). Dalam pertemuan dengan masyarakat Indonesia telah berlangsung diskusi dan tanya jawab seputar perkembangan situasi terkini di Indonesia khususnya menjelang pelaksanaan pemilu presiden RI dalam waktu dekat. Pada pertemuan dengan KBRI Manila, Ketua Delegasi Komisi I DPR RI DR. Arief Mudatsir Mandan, M.Si. menyampaikan maksud dan tujuan kunjungan kerja yang intinya sebagai sarana pelaksanaan tugas pengawasan dari Komisi I DPR RI terhadap pelaksanaan kinerja instansi pemerintah yang telah dilaksanakan KBRI Manila dan capaian-capaian yang diraih dalam memajukan hubungan bilateral RI-Republik Filipina di berbagai bidang. 

 

Apresiasi Filipina terhadap peran aktif Indonesia untuk terus mengupayakan proses perdamaian di Filipina Selatan juga diungkapkan pada kesempatan courtesy call delegasi Komisi I DPR RI dengan Menteri Pertahanan Nasional Filipina (Senin, 25 Mei 2009) dan kunjungan kepada Ketua Senat dan Wakil Ketua DPR Filipina (Selasa, 26 Mei 2009). Menteri Pertahanan Nasional Filipina Gilberto C. Teodoro, Jr. juga menyampaikan perlunya peningkatan kerjasama antara kedua negara untuk menanggulangi isu terorisme melalui kerjasama militer yang lebih aktif dan peningkatan kerjasama dalam kerangka ASEAN Political and Security Community.

 

Ketua Senat Filipina Juan Ponce Enrille menegaskan bahwa kerjasama Indonesia dan Filipina akan menjadi pengaruh yang baik bagi pengembangan kerjasama di kawasan ASEAN di masa depan. Senator Juan Ponce Enrille juga menyampaikan apresiasinya atas bantuan pemerintah dan masyarakat Indonesia selama ini, baik pada saat Filipina mengalami krisis pangan maupun krisis minyak. Sedangkan Wakil Ketua DPR Filipina Amelita C. Villarosa secara khusus menyampaikan apresiasi atas dukungan Indonesia terhadap Filipina untuk memperoleh status sebagai observer di OKI dan inisiatif Indonesia sebagai tuan rumah penyelenggaraan KTT CTI (Coral Triangle Initiative) baru-baru ini di Manado.

 

Selama kunjungan kerja, delegasi Komisi I DPR RI berkesempatan menghadiri pembukaan acara Indonesian Food Festival: Indonesian Spice and Everything is Nice yang diselenggarakan KBRI Manila di Heritage Hotel, mengunjungi industri perakitan senjata api dan amunisi Armscor di Marikina City, dan berkunjung ke Pulau Corregidor (sekitar 25 mil laut baratdaya dari Manila Bay) yang merupakan situs wilayah peninggalan Perang Dunia II. Selain itu juga telah dilakukan wawancara oleh Gloria Jane Baylon, wartawan kantor berita nasional Filipina PNA (Philippine News Agency) terhadap 3 anggota Komisi I DPR RI yakni Hajriyanto Y. Thohari (Partai Golkar), Mutammimul Ula (PKS) dan FX Soekarno (Partai Demokrat) mengenai peningkatan kerjasama bilateral RI-Filipina di berbagai bidang, peningkatan kerjasama di ASEAN dan OKI khususnya peran Indonesia dalam membantu upaya proses perdamaian di Filipina Selatan.

<<Back

___________________________________________________________________