<<Back
Gaung Gong Menandai Dibukanya
Rangkaian Kegiatan
Memperingati 60 Tahun Hubungan
Diplomatik Indonesia-Filipina
Telah Bergema di Metro Manila

Duta Besar RI Manila, Prof. DR.
Irzan Tandjung bersama-sama dengan
Acting Menteri Luar Negeri
Filipina, Mr. Esteban B. Conejos,
Jr. pada tanggal 19 Maret 2009 telah
menabuh gong sebagai tanda secara
simbolis dimulainya serangkaian
kegiatan dalam rangka memperingati
60 tahun Hubungan Diplomatik
Indonesa – Filipina tahun 2009 ini.
Tahun 2009 merupakan tahun yang
ke-60 telah dilangsungkannya
hubungan diplomatik bilateral
Indonesia dengan Filipina, sehingga
KBRI Manila merencanakan serangkaian
kegiatan yang melibatkan semua
fungsi dan unit kerja dalam
jajarannya untuk memperingati tahun
bersejarah ini dengan berbagai
bentuk, berupa berbagai seminar,
pameran dan promosi baik pada bidang
Politik, Ekonomi maupun
Sosial-Budaya. Serangkaian kegiatan
ini dimulai dengan kegiatan dari
Fungsi Ekonomi dalam suatu acara
Discussion
on
“Policies and Collaboration in
Respond to the Financial Crisis:
Jakarta and Manila”
bertempat di Hotel Dusit-Thani di
Metro Manila.
Discussion
on
“Policies and Collaboration in
Respond to the Global Financial
Crisis: Jakarta and Manila”
ini dihadiri oleh sejumlah pejabat
tinggi strategis terutama dari
negara akreditasi untuk membahas
mengenai penanganan dampak dari
krisis finansial global yang tengah
terjadi saat ini. Dubes RI dalam
sambutannya menyampaikan bagaimana
krisis finansial global tengah
memberi dampak yang luar biasa bagi
dunia, termasuk bagi kedua negara
Indonesia dan Filipina. Akibat dari
krisis telah menyebabkan puluhan
ribu orang para warga dari kedua
negara harus meninggalkan
pekerjaannya, terutama pada
perusahaan-perusahaan besar yang
mempunyai pangsa ekspor. Setiap
negara yang sedang berusaha
menanggulangi dampak dari krisis
keuangan global saat ini harus dapat
saling bekerjasama dengan negara
lainnya. Hal ini ditegaskan dalam
pernyataan Menlu AS saat
kunjungannya ke Indonesia baru-baru
ini yang menyatakan bahwa “each
country is dealing with these
problems but no country can do this
alone”.
Oleh karena itu, dalam semangat
peringatan ke-60 hubungan diplomatik
Indonesia-Filipina, Dubes RI
menegaskan keinginan yang kuat dari
Pemerintah Indonesia untuk
menggunakan momentum peringatan
tahun 2009 ini agar semakin
memperkuat hubungan bilateral kedua
Negara, termasuk pada sektor
finansial untuk menghadapi masalah
bersama saat ini yaitu Krisis
Finansial Global.
Momentum peringatan hubungan
diplomatik Indonesia-Filipina ke-60
tahun 2009 ini juga akan diabadikan
dalam bentuk penerbitan sebuah buku
kenangan yang tidak hanya berisi
capaian-capaian atau perkembangan
yang telah dihasilkan hubungan
bilateral antara Indonesia dengan
Filipina selama 60 tahun, namun juga
tulisan-tulisan dari para mantan
dubes, pejabat tinggi atau yang
pernah bertugas dari kedua negara.
KBRI
Manila, 23 Maret 2009