<<Back
Terbuka Peluang Bisnis dan Investasi
Bilateral Indonesia-Filipina
Walaupun
perdagangan bilateral
Indonesia-Filipina menunjukkan
peningkatannya, namun diyakini masih
terdapat potensi dan peluang bisnis
dan investasi yang belum
dimanfaatkan oleh kalangan bisnis
kedua negara,
demikian
disampaikan oleh Duta Besar RI Bapak
Yohanes Kristiarto Soeryo Legowo
pada saat membuka Workshop on
Exploring Bilateral Business and
Investment Opportunities yang
diselenggarakan pada tanggal 21
April 2010 di Dusit Thani Hotel,
Makati City, Filipina.
Duta Besar RI berharap melalui
workshop
ini
hubungan baik di antara kedua belah
negara yang telah terjalin selama 60
tahun dapat lebih ditingkatkan pada
60 tahun berikutnya terutama dalam
menghadapi berbagai tantangan
ekonomi di kawasan seperti krisis
ekonomi, persiapan memasuki ASEAN
Community tahun 2015 serta
implementasi ASEAN – China Free
Trade Agreement.
Workshop
yang dihadiri oleh sekitar 100
peserta aktif berasal dari pejabat
pemerintahan serta kalangan bisnis
dari berbagai bidang usaha yang
cukup bervariasi dari produk makanan
hingga kosmetik di Indonesia dan
Filipina, menampilkan 3 (tiga)
narasumber pelaku bisnis dari
Indonesia dan Filipina yaitu dari
KADIN Indonesia, Vice President
for International Affairs and Trade
Relations of Philippine Chamber of
Commerce and Industry dan Kepala
Divisi Perkembangan Pasar, Perum
Peruri.
Bapak Ali Syarief dari Kamar Dagang
dan Industri
(KADIN)
Indonesia
menyampaikan paparan
dengan judul
West Java Opportunities
yang
menginformasikan secara komprehensif
situasi dan kondisi perekonomian
juga berbagai peluang bisnis dan
investasi di daerah Jawa Barat.
Pembicara kedua
Ibu Veronica Ellaine E. Carandang,
Vice President
KADIN Filipina memaparkan kegiatan
Kamar Dagang dan Industri Filipina
berikut kerjasama yang telah
dilakukan sejauh ini dengan
Indonesia. Presentasi terakhir oleh
Bapak Dwi Prasetyo, Kepala Divisi
Perkembangan Pasar, Perum Peruri
menampilkan profil perusahaan yang
diwakilinya secara lebih detail.
Pada akhir kegiatan, para peserta
workshop memiliki pemahaman yang
sama bahwa kerjasama bilateral yang
sangat erat tersebut masih dapat
lebih ditingkatkan lagi dengan
mengembangkan berbagai kerjasama
serta peluang bisnis yang masih
belum tergali. Untuk itu, kerjasama
ekonomi antara kedua negara perlu
didorong baik melalui Business to
Business, KADIN dengan KADIN
yang didukung dan difasilitasi
secara aktif oleh pemerintah kedua
negara. Dalam kaitan ini, KBRI
Manila sebagai Perwakilan RI dinilai
telah memainkan peranan dimaksud.
<<Back