Pada bulan Desember tahun 2008 telah
berlangsung perlombaan menembak
prestisius, yaitu ASEAN ARMIES RIFLE
MEET (ARRM) 2008 yang ke- 18, yang
dibuka pada tanggal 4 Desember 2008 dan
ditutup pada tanggal 10 Desember
2008. ARRM-18/2008 diikuti oleh seluruh
Angkatan Darat negara-negara anggota
ASEAN. Untuk perlombaan menembak
tersebut, TNI-AD mengirim 57 personel
militernya, dengan susunan delegasi
yaitu Petembak sebanyak 36 (tiga puluh
enam) prajurit dan Pendukung sebanyak 21
(dua puluh satu) prajurit.
Pada awal pertandingan Indonesia berada
diposisi sementara kedua, setelah
Thailand yang berada diposisi sementara
pertama, untuk perolehan medali. Namun
dengan didukung cuaca yang semakin cerah
pada hari-hari berikutnya, Indonesia
dapat mengejar ke posisi yang lebih baik
dan akhirnya putra dan putri terbaik
Indonesia dapat menunjukkan
keunggulannya dengan menjadi juara umum
AARM-18/2008. Adapun hasil perolehan
medali adalah 23 (dua puluh tiga) emas,
11 (sebelas) perak, dan 9 (sembilan)
perunggu. Indonesia juga memperoleh 9
trophy untuk klasemen senapan, pistol
putra, pistol putri, karaben, dan
senapan otomatis. Disela-sela lomba
tembak AARM 18/2008 juga diadakan ASEAN
Chiefs of Army Multilateral Meeting yang
ke-9, pada tanggal 8 - 11 Desember 2008,
dimana delegasi TNI-AD dipimpin oleh
KASAD Jend. (AD) Agustadi Sasongko
Purnomo.
Dengan mempertahankan gelar juara umum
AARM, Indonesia dapat membuktikan bahwa
putra-putri terbaiknya dapat menunjukkan
keahliannya dan menyemangati yang
lainnya untuk terus maju dan memberikan
kontribusi terbaiknya kepada negara dan
bangsa.