Menlu
Filipina Alberto G Romulo pada tanggal 6 Januari 2010 bertempat di
Ruang Nusantara KBRI Manila mengisi buku duka cita untuk
menyampaikan ucapan belasungkawa Pemerintah dan rakyat Filipina atas
wafatnya mantan Presiden RI KH Abdurrahman Wahid.
Sehubungan dengan
meninggalnya mantan Presiden RI, K.H.Abdurrahman Wahid, pada tanggal
30 Desember 2009, KBRI Manila memberi kesempatan kepada masyarakat
Indonesia yang berada di Metro Manila dan sekitarnya untuk
menyampaikan duka cita.
In memory and honour of
Gus Dur, the Embassy of the Republic of Indonesia in Manila is
opening a Book of Condolence for those who would like to express
their sympathy and share this bereaved moment with Indonesian
community in the Philippines. For signing a Book of Condolence is
from 4 December 2010 at 13.00 – 16.00 hour local time
and 5 & 6 December 2010 at 10.00 – 12.00 and
13.00 – 16.00 hour local time at the Nusantara Hall (lobby)
of the Indonesian Embassy.
Menteri
Negara Pemuda dan Olahraga Andi A. Mallarangeng pada tanggal 30
Desember 2009 mengunjungi Kontingen Pramuka Indonesia yang
berpartisipasi dalam Asia-Pacific Regional Jamboree ke-26 di Mount
Makiling, Los Banos, Filipina untuk memberikan dukungan dan
menghadiri acara Indonesian Day yang diselenggarakan oleh
Kontingen Pramuka Indonesia.
Sekitar
309 Pramuka Indonesia di bawah asuhan Kwartir Nasional Gerakan
Pramuka hadir di Filipina untuk berpartisipasi dalam Asia Pacific
Regional Jamboree ke-26 yang diadakan di Mount Makiling, Los Baņos,
Laguna, Filipina dari tanggal 8 Desember 2009 hingga 3 Januari 2010.
Pada
tanggal 23–25
November 2009, Menteri
Luar Negeri RI, Dr.
R. M. Marty M. Natalegawa telah melakukan kunjungan ke Manila,
Filipina. Kunjungan ini merupakan rangkaian kunjungan ke
negara-negara ASEAN dalam rangka perkenalan sebagai Menlu
RI. Kunjungan ke Manila
tersebut bertepatan pula
denganPeringatan 60 tahun hubungan
diplomatik RI – Filipina yang jatuh pada tanggal 24 November 2009.
Demikian
disampaikan Wakil Kepala
Perwakilan RI (Wakeppri) pada KBRI Manila, Abdullah Hariadi
Kusumaningprang, mewakili Duta Besar RI untuk Republik Filipina
dalam sambutan
pembukaan pada “Forum on Democracy and Political Violence:
Lessons from Indonesia and Philippines” di Heritage Hotel, Manila
pada hari
Selasa tanggal
3 Nopember
2009.
Pada
tanggal 15 Oktober 2009 bertempat di Ruang Nusantara KBRI Manila
diselenggarakan briefing mengenai proses dan prosedur pembuatan visa
untuk kalangan agen perjalanan dan perusahaan pelayaran di Manila.
I would like to
convey my deepest appreciation and sincere gratitude especially to
Secretary Razon, Jr. for inviting me to deliver a brief testimonial
to honor General Manuel T. Yan, one of the finest public servants
the Philippines has ever had.
Pada
21 Agustus 2009, KBRI Manila melakukan kunjungan kekonsuleran kepada
3 ABK WNI yang ditahan di penjara kota Baler, Propinsi Aurora –
Luzon Utara (dengan jarak tempuh kendaraan 8 jam perjalanan dari
Manila). Mereka ditahan Philippine Coast Guard (PCG) sejak 27 Juli
2009 atas tuduhan penangkapan ikan secara ilegal di perairan
Filipina.
Suara
lantang khas dari Bung Karno yang membacakan Proklamasi Kemerdekaan
Indonesia telah membuat para hadirin pada Resepsi Diplomatik
terkesima. Tayangan audio visual ini diselenggarakan oleh KBRI
Manila pada tanggal 18 Agustus kemarin malam dalam rangka
memperingati HUT Proklamasi Kemerdekaan RI ke 64.
Demikian
salah satu kesepakatan yang antara lain dicapai pada pertemuan
the
7th ASEM Conference on Counter-Terrorism(ASEM
CCT7) di Manila, Filipina pada tanggal 22-23 Juni 2009. Namun
disadari pula bahwa terorisme masih merupakan ancaman bagi upaya
pengembangan perdamaian dan keamanan di kedua kawasan tersebut
Pada
tanggal 11 Juni 2009, pukul 11.00 pagi telah dilaksanakan pelantikan
KPPSLN untuk Pemilu Presiden dan Wakil Presiden 2009 di Ruang
Nusantara, KBRI Manila. Pelantikan KPPSLN ditandai dengan
pengambilan sumpah Ketua KPPSLN, Bpk. Cornelis Ramschie yang diikuti
oleh anggota KPPSLN
Demikian disampaikan Duta Besar RI untuk Republik Filipina
Prof. Dr. Irzan Tandjung dalam acara Rapat
Dengar
Pendapat
antara pimpinan dan staf KBRI Manila dengan Komisi I DPR RI.
Dubes Irzan Tandjung
menambahkan bahwa
penghargaan Pemerintah Filipina terhadap Indonesia dalam
membantu proses perdamaian di Filipina Selatan tersebut
terlihat dari peranan aktif Indonesia sebagai Ketua
Peace Commitee for Southern Philippines (PCSP),
25 Mei 2009.
Dengan
bertemakan Indonesian Spice and Everything Nice, Indonesian Food Festival dibuka secara resmi oleh Duta
Besar Luar Biasa dan Berkuasa Penuh untuk Republik Filipina
merangkap Republik Palau dan Republik Kepulauan Marshall,
Bapak Prof. Dr. Irzan Tandjung, 25 Mei
2009.
Pada
tanggal 20 Mei 2009 Dubes Luar Biasa dan Berkuasa Penuh
Republik Indonsia untuk Republik Filipina merangkap Republik
Kepulauan Marshall Islands dan Republik Palau, Prof Dr.
Irzan Tandjung dianugerahi tanda kehormatan Order of
Sikatuna with the Rank of Datu (Silver Distinction).